Mengenal Perplexity AI dan Fungsinya untuk Pendidikan dan Penelitian
Perplexity AI adalah mesin pencari yang terintegrasi dengan chatbot AI yang dapat dimanfaatkan untuk mengakomodasi tujuan pendidikan dan penelitian. Layanan berbasis AI atau kecerdasan artifisial ini dimotori oleh teknologi kecerdasan artifisial yang menggunakan algoritma pembelajaran mesin yang berfungsi untuk menganalisis teks dan menyaring informasi yang paling relevan dari berbagai sumber data untuk disajikan kepada penggunanya. Apa saja potensi Perplexity untuk pendidikan dan penelitian? Berikut reviewnya.
Cara Kerja Perplexity AI
Informasi dan respon yang disajikan oleh layanan ini dapat dijelaskan dalam beberapa tahapan utama, yang meliputi:
- Pengumpulan Data
Tahapan pertama, input atau masukan akan dibaca dan dipahami berdasarkan teks yang dimasukkan oleh pengguna. Selanjutnya, teknologi NLP akan mencari dan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti artikel, buku, situs web, serta konten digital lainnya yang terdapat di internet. - Analisis Data
Selanjutnya permintaan atau request yang diajukan pengguna akan dianalisis dalam basis data yang terdapat di internet. Setelah itu, teknologi ini akan mencari data yang paling relevanyang ditemukan pada sesi pengumpulan data untuk kemudian diolah dengan menggunakan teknologi Pemrosesan Bahasa Alami atau Natural Language Processing (NLP) dan large language models (LLMs). - Penyajian Respon
Setelah menemukan jawaban yang sesuai, sistem kemudian akan menyajikannya kepada pengguna sesuai dengan bentuk dan format yang diminta. Satu keunggulan dari Perplexity adalah disediakannya sumber-sumber atas informasi yang diberikan. Hal inilah yang membedakan layanan ini dengan kompetitornya.
Cara Mendaftar Perplexity AI
Untuk mendaftar di Perplexity AI, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi Situs Web: Buka browser Anda (seperti Google Chrome) dan ketikkan alamat situs Perplexity AI di bilah alamat, yaitu perplexity.ai.
- Akses Halaman Pendaftaran: Setelah halaman utama terbuka, cari opsi Sign Up atau Daftar yang biasanya terletak di bagian bawah halaman. Klik pada opsi tersebut untuk memulai proses pendaftaran 125.
- Pilih Metode Pendaftaran: Anda akan diberikan pilihan untuk mendaftar menggunakan akun Google atau Apple. Pilih salah satu metode yang sesuai dengan preferensi Anda (misalnya, klik "Continue with Google").
- Verifikasi Akun: Jika Anda memilih untuk mendaftar dengan Google, Anda akan diminta untuk memilih akun Google yang ingin digunakan. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan proses verifikasi.
- Selesaikan Pendaftaran: Setelah verifikasi, Anda akan diarahkan ke dashboard Perplexity AI, dan akun Anda sudah siap digunakan. Anda bisa mulai mengajukan pertanyaan di kolom pencarian yang tersedia 13.
- Gunakan Fitur Tambahan: Untuk mengakses lebih banyak fitur, pastikan untuk menjelajahi opsi yang ada di dalam platform setelah mendaftar
Fungsi Perplexity AI untuk Pendidikan dan Penelitian
Layanan berbasis AI ini pada dasarnya dapat digunakan untuk mengakomodasi berbagai macam kebutuhan, salah satu yang telah dibahas dalam web ini adalah tentang pemanfaatan Perplexity AI untuk kebutuhan bisnis dan pemasaran oleh entrepreneurs. Selain dapat mengakomodasi kebutuhan bisnis dan pemasaran, layanan ini juga dapat digunakan untuk mengakomodasi ragam kebutuhan dalam bidang pendidikan dan penelitian, misalnya untuk pencarian literatur yang relevan, analisis data penelitian, dan ragam kebutuhan lainnya.
1. Mencari Literatur Ilmiah untuk Penelitian di Perplexity
Perplexity AI memungkinkan pendidik dan peneliti untuk mencari literatur ilmiah yang relevan dengan topik penelitian mereka. Dengan memanfaatkan algoritma pemrosesan bahasa alami atau natural language processing yang dibenamkan padanya, pendidik dan peneliti dimungkinkan untuk mengajukan pertanyaan spesifik terkait literatur yang dibutuhkan dan mendapatkan akses ke sumber data terbuka yang tersedia di internet.
Penulis mencoba fungsi ini dengan memasukkan prompt berikut ini:
Saya sedang meneliti pengalaman kerja pekerja freelance di berbagai industri. Saat ini, saya membutuhkan literatur ilmiah yang membahas tantangan yang dihadapi oleh pekerja freelance, misalnya terkait pengelolaan waktu, penghasilan yang tidak stabil, dan ketidakpastian pekerjaan. Apakah ada studi-studi yang relevan tentang dinamika pekerjaan freelance, baik dalam konteks ekonomi maupun psikologis? Sarankan saya beberapa sumber dari artikel atau jurnal yang dapat memberikan informasi mendalam terkait topik ini.
Berdasarkan pengujian, AI ini menyarankan 8 sumber yang terdiri dari 7 publikasi ilmiah atau artikel dan 1 laporan penelitian. Semua sumber yang disarankan dapat dilacak. Hal ini berarti, sumber-sumber yang disarankan valid dan kredibel. Berikut ini judul dari 8 sumber yang disarankan.
- Pengaruh Platform Freelance Terhadap Perubahan Pola Konsumsi dan Pekerjaan di Indonesia oleh Lubis, R.K. Terbit tahun 2024.
- Kerentanan Kerja pada Pekerja Harian Lepas di Industri Kreatif Indonesia oleh Amanda, A. Terbit tahun 2024.
- Tantangan Kaum Freelancer dan Pemerintah Indonesia di Era Perkembangan Teknologi Digital (Analisis Kritik Globalisasi) oleh Hidayah, A. Terbit tahun 2021.
- Riset Pekerja Industri Kreatif Indonesia: Flexploitation, Kerentanan dan Sulitnya Berserikat. Terbit tahun 2021.
- Mahasiswa dan Gig Economy: Kerentanan Pekerja Lepas (Freelancer) di Kalangan Tenaga Kerja Terdidik oleh Firdasanti, A. Y. Dkk. Terbit tahun 2021.
- Ketenagakerjaan di Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Globalisasi oleh Afrida, M. Dkk. Terbit tahun 2024.
- Studi Literatur: Analisis pengaruh Ragam karakteristik Pekerja Ekonomi Gig terhadap Perekonomian Nasional oleh Izza, S. R. Terbit tahun 2024.
- Tinjauan atas Pajak Penghasilan Pekerja Lepas (Freelancer) oleh Khoirunnisa, L. & Kusuma. Terbit tahun 2024.
Berdasarkan data yang disarankan diatas, dapat disimpulkan bahwa AI yang dibahas pada artikel kali ini cukup handal dalam memberikan informasi yang relevan. Relevansinya dapat dilihat pada kata kunci yang dicetak tebal pada daftar di atas.
2. Bertanya tentang Teknik Analisis Data Penelitian di Perplexity
Selain dapat difungsikan sebagai alat untuk mengakomodasi pencarian literatur ilmiah, AI ini juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai alat pemberi rekomendasi terkait teknik analisis data yang paling relevan dengan desain penelitian tertentu. Dalam konteks ini, peneliti atau pendidik dapat memasukkan informasi terkait data yang telah dikumpulkan yang disertai dengan informasi-informasi relevan lainnya, kemudian meminta saran mengenai pendekatan analisis yang paling tepat berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah. Dengan memanfaatkan teknologi seperti data mining dan pembelajaran mesin (machine learning), AI ini dapat membantu dalam mengidentifikasi pola, tren, atau hubungan yang tersembunyi dalam data sehingga memungkinkan pendidik dan peneliti untuk menarik kesimpulan yang lebih mendalam dan akurat. Dengan kemampuannya untuk memproses dan menganalisis data dalam jumlah besar, AI ini dapat menjadi alat yang sangat berguna dalam mempercepat proses pengambilan keputusan terkait urusan metodologi dan metode penelitian. Sebagai contoh kasus, Anda dapat mencoba memasukkan prompt berikut ini:
Saat ini, saya sedang melakukan penelitian kualitatif yang mengeksplorasi pengalaman kerja freelancer di kota Surabaya. Dalam penelitian ini, saya telah mewawancarai 10 pekerja freelance di berbagai industri. Data yang saya miliki berupa transkrip wawancara yang mengandung beragam topik seperti pengelolaan waktu, penghasilan yang tidak stabil, serta keterampilan teknis yang diperlukan untuk sukses. Saya ingin mengidentifikasi tema utama dalam data ini dan memahami pola-pola yang muncul. Metode analisis kualitatif apa yang sebaiknya saya gunakan? Apakah analisis tematik tepat untuk data ini, atau ada pendekatan lain yang lebih sesuai untuk mengorganisir dan menganalisis data wawancara saya?
3. Membuat Outline Penelitian di Perplexity
Perplexity.ai juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pendidik dan peneliti dalam menyusun outline atau struktur penelitian. Dengan kemampuan memahami konteks, AI ini dapat memberikan saran tentang bagaimana pendidik dan peneliti dapat menyusun bagian-bagian penting dari penelitian mereka, seperti pendahuluan, metodologi, hasil, dan diskusi. Fitur ini juga dapat dimanfaatkan oleh kalangan pelajar atau mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas atau peneliti yang baru memulai proyek penelitian. Untuk mengujinya, cukup masukkan prompt "Buatkan saya outline penelitian tentang perlindungan hukum terhadap pekerja lepas di Indonesia".
4. Membuat Modul Ajar
Untuk membuat modul ajar menggunakan Perplexity, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:
1. Tentukan Tujuan Modul Ajar
- Identifikasi Sasaran: Tentukan siapa audiens modul ajar Anda (misalnya, siswa SD, SMP, atau SMA).
- Rumuskan Tujuan Pembelajaran: Pastikan tujuan tersebut terukur, relevan, dan dapat dicapai sesuai dengan capaian pembelajaran yang diinginkan.
2. Struktur dan Konten Modul
- Buat Struktur Modul: Susun bab atau bagian dari modul ajar. Misalnya, pembukaan, isi, dan penutup.
- Tambahkan Multimedia: Sertakan elemen multimedia seperti gambar, video, atau tautan ke sumber lain untuk membuat materi lebih menarik dan interaktif.
3. Penggunaan Perplexity AI
- Akses Perplexity AI: Kunjungi situs Perplexity.ai untuk mencari informasi atau ide terkait topik yang akan diajarkan.
- Ajukan Pertanyaan Spesifik: Ketikkan pertanyaan yang jelas di kolom pencarian untuk mendapatkan jawaban yang relevan. Misalnya, "Apa itu energi terbarukan?".
- Gunakan Fitur Penulisan: Manfaatkan fitur penulisan untuk menghasilkan konten yang diinginkan. Anda bisa meminta AI untuk membuat ringkasan atau menjelaskan konsep tertentu.
4. Penyuntingan dan Desain
- Edit Konten: Setelah mendapatkan konten dari Perplexity, lakukan penyuntingan untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan pembelajaran.
- Atur Tata Letak: Pastikan tata letak modul menarik dan mudah dibaca. Gunakan warna dan font yang konsisten untuk menjaga keseragaman desain.
5. Uji Coba Modul
- Uji Coba dengan Siswa: Sebelum publikasi, lakukan uji coba modul ajar dengan beberapa siswa untuk mendapatkan umpan balik.
- Perbaiki Berdasarkan Umpan Balik: Lakukan revisi berdasarkan masukan dari siswa agar modul lebih efektif.
6. Publikasikan dan Bagikan
- Simpan Modul: Gunakan platform penyimpanan seperti Google Drive untuk menyimpan modul ajar Anda.
- Bagikan dengan Siswa: Pastikan siswa dapat mengakses modul dengan mudah melalui tautan atau platform pembelajaran lainnya.
5. Membuat Bahan Ajar
Untuk membuat bahan ajar dengan menggunakan Perplexity, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Tentukan Topik dan Tujuan Pembelajaran
- Identifikasi Topik: Pilih topik yang akan diajarkan, misalnya fisika, biologi, atau matematika.
- Tentukan Tujuan Pembelajaran: Rumuskan tujuan yang jelas, seperti "Siswa dapat menjelaskan hukum Newton" atau "Siswa dapat menyelesaikan persamaan kuadrat."
2. Menggunakan Perplexity untuk Mencari Informasi
- Akses Perplexity: Kunjungi situs Perplexity.ai melalui browser di perangkat Anda.
- Ajukan Pertanyaan: Ketikkan pertanyaan terkait topik yang Anda pilih. Misalnya, "Apa itu hukum Newton?" atau "Jelaskan proses fotosintesis."
- Analisis Jawaban: Tinjau jawaban yang diberikan oleh Perplexity. AI ini mengumpulkan data dari berbagai sumber dan menyajikannya dalam format yang mudah dipahami.
3. Menyusun Bahan Ajar
- Buat Struktur Bahan Ajar: Susun bahan ajar dalam format yang terorganisir, seperti bab atau bagian, dengan pengantar, isi, dan kesimpulan.
- Sertakan Multimedia: Jika perlu, tambahkan gambar, diagram, atau video untuk memperjelas konsep yang diajarkan.
4. Kustomisasi dan Personalisasi
- Sesuaikan dengan Kebutuhan Siswa: Gunakan kemampuan Perplexity untuk mendapatkan penjelasan yang berbeda sesuai dengan tingkat pemahaman siswa. Misalnya, minta penjelasan sederhana untuk siswa dengan pemahaman dasar dan penjelasan lebih mendalam untuk siswa yang lebih maju.
- Buat Soal Latihan: Gunakan Perplexity untuk membantu merumuskan soal latihan atau kuis berdasarkan materi ajar.
5. Evaluasi dan Revisi
- Uji Coba Bahan Ajar: Setelah selesai, coba gunakan bahan ajar tersebut dalam sesi pembelajaran dan amati respons siswa.
- Revisi Berdasarkan Umpan Balik: Dapatkan umpan balik dari siswa tentang kejelasan dan efektivitas bahan ajar, lalu lakukan revisi jika diperlukan.
6. Publikasikan dan Bagikan
Simpan dan Bagikan Bahan Ajar: Simpan bahan ajar dalam format digital dan bagikan kepada siswa melalui platform pembelajaran online atau email.
6. Membuat Rubrik Evaluasi Pembelajaran
Untuk membuat rubrik evaluasi menggunakan Perplexity, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Tentukan Tujuan dan Kriteria Penilaian
- Identifikasi Tujuan Pembelajaran: Tentukan apa yang ingin dicapai melalui penilaian ini. Misalnya, jika rubrik digunakan untuk tugas presentasi, tujuan bisa berupa "siswa dapat menyampaikan informasi dengan jelas dan efektif."
- Tentukan Kriteria Penilaian: Buat daftar kriteria yang akan digunakan untuk menilai kinerja siswa. Kriteria ini bisa mencakup aspek seperti pemahaman materi, kemampuan komunikasi, penggunaan media, dan interaksi dengan audiens.
2. Gunakan Perplexity untuk Mencari Referensi
- Akses Perplexity: Kunjungi situs Perplexity.ai untuk mencari informasi tentang cara membuat rubrik evaluasi.
- Ajukan Pertanyaan Spesifik: Ketikkan pertanyaan seperti "Apa itu rubrik evaluasi?" atau "Bagaimana cara membuat rubrik penilaian?" untuk mendapatkan informasi yang relevan dan bermanfaat 14.
- Analisis Jawaban: Tinjau jawaban yang diberikan oleh Perplexity dan catat poin-poin penting yang dapat diterapkan dalam pembuatan rubrik Anda.
3. Buat Struktur Rubrik
Format Rubrik: Susun rubrik dalam format tabel yang jelas, dengan kolom untuk kriteria, deskripsi level pencapaian, dan skor. Misalnya:
Rubrik Penilaian | Sangat Baik (4) | Baik (3) | Cukup (2) | Kurang (1) |
Pemahaman Materi |
Menunjukkan pemahaman yang mendalam |
Menunjukkan pemahaman yang baik |
Pemahaman terbatas |
Tidak memahami materi |
Kemampuan Komunikasi |
Sangat jelas dan terstruktur |
Jelas dengan sedikit kekurangan |
Agak sulit dipahami |
Tidak jelas |
4. Revisi dan Uji Coba
- Revisi Rubrik: Setelah menyusun rubrik, lakukan revisi berdasarkan umpan balik dari rekan atau kolega tentang kejelasan dan kelengkapan kriteria.
- Uji Coba Rubrik: Gunakan rubrik tersebut dalam penilaian nyata untuk melihat apakah kriteria tersebut dapat diterapkan dengan efektif.
5. Implementasi dan Penggunaan
- Gunakan Rubrik dalam Penilaian: Terapkan rubrik saat melakukan penilaian tugas siswa. Pastikan untuk memberikan umpan balik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
- Evaluasi Efektivitas Rubrik: Setelah penilaian selesai, evaluasi apakah rubrik membantu dalam memberikan penilaian yang objektif dan adil.
Keunggulan Perplexity AI dibanding Kompetitornya
Berikut ini daftar keunggulan Perplexity AI dibandingkan dengan layanan serupa yang menjadi kompetitornya.
1. Referensi yang Diberikan Perplexity AI Up-to-date
Setiap jawaban, respon, dan informasi yang diberikan oleh AI yang sedang dibahas ini dilengkapi dengan referensi atau sumber dalam bentuk link yang dapat diklik. Fitur ini dapat dikatakan sangat etis karena memungkinkan pendidik dan peneliti untuk melakukan verifikasi dan validasi atas sumber data yang disajikan. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa dalam pendidikan, khususnya dalam penelitian ilmiah, verifikasi dan validasi sumber data merupakan tahapan yang krusial. Menurut penulis, fitur inilah yang menjadi daya jual utama sekaligus menjadi poin pembeda antara Perplexity dengan ChatGPT dari OpenAI. Selain terkait masalah etika akademik, fitur ini juga mendukung peningkatan literasi digital kritis.
2. Perplexity AI Gratis Cukup Akurat
Perplexity AI memiliki versi gratis yang memungkinkan Anda menggunakan fitur dan manfaatnya tanpa biaya apa pun. Ini menjadikannya alat penelitian yang sangat baik untuk pengguna kasual yang tidak memerlukan fitur canggih.
3. Respons yang Akurat
Perplexity AI membuka dunia respons yang komprehensif untuk pertanyaan kompleks, dengan menarik informasi dari berbagai sumber. Kemampuannya didasarkan pada dataset pelatihan yang luas, yang berisi teks dan kode dari berbagai domain. Cobalah bertanya pada AI ini tentang penyebab perubahan iklim. Ia dengan cepat menyusun jawaban yang mendalam dengan menarik wawasan dari makalah ilmiah, artikel berita, dan situs web pemerintah.
4. Mudah Digunakan dan Dinavigasi
Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) mungkin terasa kompleks, tetapi dengan Perplexity AI, semuanya jadi mudah. Dirancang untuk penggunaan yang intuitif, situs web dan aplikasinya memudahkan navigasi. Antarmuka Pengguna (UI) sangat sederhana dan mudah dipahami. Bahkan jika AI adalah wilayah baru bagi Anda, Anda dapat menggunakannya dengan efisien untuk menyusun teks dan mencari solusi atas pertanyaan Anda.
5. Respon Sesuai Konteks
Pemahaman kontekstual Perplexity AI memungkinkan ia memberikan jawaban yang lebih relevan dan informatif. Ketika Anda bertanya tentang ibu kota Kuba dan kemudian melanjutkan dengan pertanyaan tentang Alun-Alun Katedral, ia memahami bahwa tempat tersebut terletak di Kuba, yang langsung berkaitan dengan pertanyaan Anda sebelumnya.
6. Versatilitas
Perplexity AI adalah alat serbaguna yang dapat membantu berbagai profesi seperti peneliti, penulis, seniman, musisi, dan programmer dalam berbagai tugas seperti menjawab pertanyaan, menghasilkan teks, menulis konten kreatif, dan merangkum teks. Versatilitas ini juga mencakup berbagai penggunanya. Sebagai contoh, ia dapat membantu peneliti dalam riset mereka, penulis dalam menulis, dan musisi dalam komposisi musik mereka.
Penelitian Perplexity AI dalam Artikel Penelitian Terindeks Scopus
Berdasarkan penelusuran pada basis data Scopus, ditemukan 10 artikel ilmiah yang mengulas tentang Perplexity AI dalam penelitian kualitatif dan kuantatif. Beberapa diantaranya membandingkan Perplexity dengan chatbot lainnya. Beberapa yang lain murni menjadikan Perplexity AI sebagai variabel utama penelitian. Berikut ini daftar referensi yang dapat Anda baca.
- Gravina, A.G. (2024). Charting new AI education in gastroenterology: Cross-sectional evaluation of ChatGPT and perplexity AI in medical residency exam. Digestive and Liver Disease, 56(8), 1304-1311, ISSN 1590-8658,
- Deike, M. (2024). Evaluating the performance of ChatGPT and Perplexity AI in Business Reference. Journal of Business and Finance Librarianship, 29(2), 125-154, ISSN 0896-3568. doi:10.1080/08963568.2024.2317534
- Utami, P.L. (2024). The comparison of Chat GPT, Perplexity AI, and Scopus database to capture Indonesian higher education quality in achieving SDGs 2030. E3S Web of Conferences, 513, ISSN 2555-0403. doi:10.1051/e3sconf/202451304001
- Daungsupawong, H. (2024). Assessing ChatGPT and perplexity AI performance. Digestive and Liver Disease, 56(9), 1638, ISSN 1590-8658. doi:10.1016/j.dld.2024.04.001
- Xu, Z. (2024). Detecting AI-Generated Code Assignments Using Perplexity of Large Language Models. Proceedings of the AAAI Conference on Artificial Intelligence, 38(21), 23155-23162, ISSN 2159-5399. doi:10.1609/aaai.v38i21.30361>
- Williams, N.A. (2024). The utility and limitations of Perplexity AI in transfusion medicine. Transfusion, 64(10), 2030-2033, ISSN 0041-1132. doi:10.1111/trf.18008
- McGovern, M. (2024). Using the generative Artificial Intelligence (AI) chatbots of Perplexity and ChatGPT as a teaching and learning tool for practice teachers and students within social work placement. Journal of Practice Teaching and Learning, 22, ISSN 1759-5150. doi:10.1921/jpts.v21i3.2223
- Liu, X. (2024). AI Text Detection Method Based on Perplexity Features with Strided Sliding Window. CEUR Workshop Proceedings, 3740, 2755-2760, ISSN 1613-0073
- Pellegrino, R. (2024). Author's reply: “Assessing ChatGPT and perplexity AI performance”. Digestive and Liver Disease, 56(9), 1639-1640, ISSN 1590-8658. doi:10.1016/j.dld.2024.04.007
- Chimenea, A. (2023). Exploring the Potential of Artificial Intelligence Language Models in Obstetrics with a Focus on Fetal Medicine: An Evaluation of the Perplexity AI Model. Fetal Diagnosis and Therapy, 51(2), 125-132, ISSN 1015-3837. doi:10.1159/000535345